Vemale.com - Pernahkah Anda mendengar istilah PID? PID yang
merupakan singkatan dari Pelvic Inflamatory Disease atau lebih dikenal
dengan penyakit radang panggul dalam bahasa Indonesia ini adalah suatu
kondisi medis yang ditandai dengan infeksi bakteri pada saluran genital
wanita bagian atas, seperti kandungan (rahim), tuba falopi dan ovarium.

Disebutkan dalam www.dmu.edu, pada sebagian besar kasus, penyakit radang panggul ini disebabkan oleh infeksi pada vagina atau serviks yang menyebar sampai ke rahim. Penyebab terjadinyanya infeksi bakteri biasanya merupakan akibat dari pemakaian alat kontrasepsi dalam Rahim, atau karena infeksi dari bakteri penyebab penyakit menular seksual (PMS), seperti klamidia atau gonore. Maka dari itu, penyakit radang panggul umumnya terjadi pada wanita yang aktif secara seksual.
Wanita yang menderita PID ringan biasanya tidak merasakan gejala apapun. Namun pada beberapa kasus, mereka dapat mengalami gejala nyeri pada punggung bagian bawah, sekret vagina yang banyak dengan bau tidak sedap, periode menstruasi yang tidak teratur, demam, dan kelelahan.
Kerusakan yang berat pada organ reproduksi wanita yang diakibatkan penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi, seperti infertilitas dan kehamilan ektopik. Tapi, jika gejala penyakit ini bisa dideteksi sejak tahap awal, maka pengobatan antibiotik akan dapat menolong terjadinya komplikasi serius yang tidak diharapkan.
Nah, itulah sekilas informasi mengenai penyakit radang panggul. Semoga bermanfaat dan membuat Anda lebih aware terhadap gejala-gejala aneh yang mungkin ditunjukkan oleh tubuh Anda.

Disebutkan dalam www.dmu.edu, pada sebagian besar kasus, penyakit radang panggul ini disebabkan oleh infeksi pada vagina atau serviks yang menyebar sampai ke rahim. Penyebab terjadinyanya infeksi bakteri biasanya merupakan akibat dari pemakaian alat kontrasepsi dalam Rahim, atau karena infeksi dari bakteri penyebab penyakit menular seksual (PMS), seperti klamidia atau gonore. Maka dari itu, penyakit radang panggul umumnya terjadi pada wanita yang aktif secara seksual.
Wanita yang menderita PID ringan biasanya tidak merasakan gejala apapun. Namun pada beberapa kasus, mereka dapat mengalami gejala nyeri pada punggung bagian bawah, sekret vagina yang banyak dengan bau tidak sedap, periode menstruasi yang tidak teratur, demam, dan kelelahan.
Kerusakan yang berat pada organ reproduksi wanita yang diakibatkan penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi, seperti infertilitas dan kehamilan ektopik. Tapi, jika gejala penyakit ini bisa dideteksi sejak tahap awal, maka pengobatan antibiotik akan dapat menolong terjadinya komplikasi serius yang tidak diharapkan.
Nah, itulah sekilas informasi mengenai penyakit radang panggul. Semoga bermanfaat dan membuat Anda lebih aware terhadap gejala-gejala aneh yang mungkin ditunjukkan oleh tubuh Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar